Saat pandemi covid-19 melanda Indonesia, nama dr. Tirta Mandira Hudhi mendadak jadi terkenal, karena berbagai kiprahnya sebagai aktivis relawan kemananusian Covid-19 yang juga kerap melakukan kritik terhadap penanganan wabah corona di Indonesia.
Karir
“Sama2 belajar muslim melalui muallaf, sama2 ngegas, semoga ini bukan obrolan pertama kita, dan terus kolaborasi,” tulis Cipeng kala berfoto bareng eks suami Kalina tersebut.
Dalam unggahan terbaru, dokter Tirta mengunggah foto lamanya kala masih praktik di Puskesmas di kampung halaman. Kala itu ia terlihat memakai alat bantu di leher karena kecelakaan kala naik motor.
Dokter Tirta cerita bahwa ia kecapekan karena kerja dan menjalankan bisnis berbarengan sampai akhirnya tertidur di motornya.
Tirta mengatakan, ia tak bisa mengimbangi waktu praktik dengan bisnis. Karenanya ia memilih mundur dulu dari bidang medis.
Tirta pun mengaku tak masalah dicap dokter gagal. Dalam pesannya, ia mengatakan bahwa membangun semua yang ia capai saat ini bukan pekerjaan mudah sama sekali.
“So buat yang bilang “dokter ga laku” “dokter gagal” Ya biarlah. Nanti juga tau sendiri hehe. Buat followers lama. Kenapa mreka loyal ama saya? Karena tau. Saya bangun semua ini ga gampang. Saya anak muda biasa2 aja. Yg kebetulan emng sukak edukasi di media sosial. Dan suka2 bagi hadiah tiap minggu.”
Tirta juga memberi isyarat keinginan praktik lagi di akhir kalimat. “Kapan praktek lagi? Tenang. Nunggu bronkitis dan berbagai penyakitnsaya kembali normal.”



